Indonesia Re Mengurangi Aliran Devisa Hingga US$1,5 Miliar

BUMN dan perusahaan-perusahaan reasuransi Indonesia Re bersiap untuk mengurangi aliran devisa hingga Rp20 triliun, atau sekitar US$1,5 miliar. Presiden Direktur Indonesia Re, Frans Y. Sahusilawane, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Antara di Jakarta, pada Senin yang lalu, bahwa salah satu tugas utama dari perusahaan adalah untuk menurunkan jumlah devisa yang mengalir ke luar negeri. “Kami memiliki tugas utama untuk mengurangi devisa yang mengalir ke luar negeri. Dalam dua tahun, dari tahun 2014 hingga 2016, kami telah berhasil meningkatkan premi bruto dari Rp2 triliun sampai dengan Rp5.1 triliun, yang…

Read More