Pasar Mengantisipasi Keputusan The Fed Untuk Menaikkan Suku Bunga


Pasar Mengantisipasi Keputusan The Fed Untuk Menaikkan Suku Bunga

Pasar keuangan telah mengantisipasi keputusan Federal Reserves untuk menaikkan suku bunga acuan, sebagaimana dikatakan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution pada Jumat malam kemarin, dikutip Antara.

Pasar telah membuat penyesuaian (keputusan),” ujarnya di Jakarta.

Penyesuaian dapat dilihat dari pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang tidak terlalu stabil dalam beberapa hari terakhir, dia mencatat.

Darmin Nasution menyatakan bahwa ia tidak terlalu khawatir tentang arus modal keluar sebagai hasil dari keputusan The Fed karena investor memiliki keyakinan yang tinggi dalam prospek ekonomi Indonesia.

Jika ada aliran, maka nilai tukar rupiah akan jatuh. Tapi ini tidak terjadi. Jika (Rupiah) melemah, itu hanya akan turun Rp6 hingga Rp7. Investor cukup yakin ekonomi Indonesia (sovereign credit) baru saja menerima investment grade,” jelasnya.

Rupiah turun tipis 1 poin ke Rp13.283 per dollar di Jakarta inter-bank pasar spot pada Jumat malam (16 juni) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp13,282 per dolar sehari sebelumnya.

Meskipun melemah, nilai tukar rupiah relatif stabil di tengah-tengah keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan,” Binaartha Sekuritas analis Reza Priyambada mengungkapkan.

Dia percaya bahwa keputusan The Fed itu salah satu faktor yang mencegah nilai tukar rupiah bergerak menuju zona positif dalam jangka pendek.

Related posts

Leave a Comment